RAMADHAN BULAN AKSI BUKAN HIBERNASI

Penulis : Annisa Ramadhana

Ramadhan hadir sebagai ajang untuk menempa kita menjadi manusia bertakwa. Sayangnya banyak di antara kita yang menjadikan Ramadhan tidak istimewa. Padahal banyak ibadah dan kegiatan yang bisa kita lakukan agar mendapat pahala serta manfaat bagi jasmani dan rohani kita.

Di bulan Ramadhan yang mulia ini, ditegaskan untuk tidak bermalas-malasan dan tidak menghabiskan waktu dengan hibernasi alias tidur panjang dari pagi sampai waktu berbuka. Dan akhirnya, Ramadhan terasa hambar dan tidak ada bedanya dengan bulan yang lain. Padahal Allah SWT melipat gandakan pahala ibadah dan amal shalih yang dikerjakan di bulan mulia ini. Maka dari itu, kita harus memanfaatkan momentum Ramadhan ini dengan sebaik mungkin.

Perlu kita ketahui bahwa islam adalah agama yang mengajarkan kedisipilnan disemua bidang. Puasa contohnya, kita diwajibkan untuk disiplin terhadap waktu imsak, buka, dan sahur. Demikian halnya , ketika kita meninggalkan puasa, maka wajib hukumnya untuk mengganti dengan jumlah hari yang sama, dilain waktu. Terkait dengan ketepan waktu, kalau azan sudah menggema, maka kita dianjurkan untuk menyegerakan berbuka. Tidak ada yang mengulur waktu berbuka. Demikian juga dengan waktu imsak.

Rasanya kita perlu bercermin dengan semangat aktivitas Rasulullah dan para sahabat. Sederet kemenangan telah tercatat dalam lembaran sejarah bagaimana kaum muslim memporak-porandakan musuhnya di setiap medan jihad yang berlangsung di bulan Ramadhan. Kemenangan demi kemenangan pun diraih hingga Islam menjadi negara super power dan kiblat bagi negara-negara lain.

Jika dahulu jihadnya Rasulullah Saw adalah qital al-’aduww fi sabilillah (memerangi musuh Islam di jalan Allah Swt.), maka saat ini pesan perjuangan Rasulullah Saw tersebut ditafsirkan dalam bentuk dakwah menegakkan kembali kehidupan Islam, mendakwahi masyarakat hingga mengetuk pintu-pintu penguasa. Agar mereka menyadari buruknya sistem demokrasi yang diterapkan saat ini.

Bulan Ramadhan sudah selayaknya diisi dengan kegiatan yang positif, berpahala dan bermanfaat dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah dan menyempurnakan ibadah. Bukan menjadikan Ramadhan sebagai alasan untuk bermalas-malasan.

Dan hari ini Ramadhan telah memasuki hari ke-21 dan tak terasa tamu istimewa ini akan meninggalkan kita. Jadi, gimana Ramadhan kita kali ini  apakah udah bermanfaat atau malah terlewatkan sia-sia begitu saja ??