Gabut Dimasa Pandemi ? Mending Nabung Amalan Dibulan Ramadhan

Photo by Noah Silliman on Unsplash

Photo by Noah Silliman on Unsplash

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh saudara seiman…

Tak terasa Bulan Ramadhan akan terus berlalu. Perlu kita ketahui bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan.

Tapi apakah puasa yang kita kerjakan telah mendapatkan keberkahan atau malah sebaliknya ?

Semua orang telah mengetahui bahwa Bulan Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun, hal ini yang membuat Bulan Ramadhan sangat istimewa. Sudah sepantasnya kita sebagai umat Islam tidak menyia-nyiakan waktu dibulan penuh keberkahan dan ampunan ini. Yakni, menggunakan waktu dengan sebaik mungkin dalam konteks pengabdian kepada Allah Swt.

 Rasullah bersabda yang artinya : “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka di ampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keutamaan lain pada bulan ini adalah pahala puasa senilai puasa 10 bulan belum lagi kita akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

“Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, maka satu bulan sama seperti sepuluh bulan. Dan siapa yang berpuasa setelah itu, selama enam hari sesudah Id (Syawal), hal itu sama nilainya dengan puasa sempurna satu tahun.” (HR.Ahmad)

Saudaraku, lakukanlah amalan ini agar kita dapat meraih keberkahan pada Bulan nan suci ini. Yuk nabung menuju keberkahan dengan mengerjakan amalan-amalan yang telah diuraikan dibawah ini :

  1. Shalat Malam

Shalat malam adalah shalat yang dilakukan pada malam hari atau lebih tepatnya waktu sepertiga malam sampai waktu subuh. Shalat ini sangat dianjurkan setelah shalat fardu.

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik shalat setelah shalat fardhu adalah shalat malam.”(HR. Muslim)

Diantara keutamaan shalat malam adalah :

Pembuka pintu surga

Terkabulnya do’a

Menenangkan hati

Mendapatkan kebaikan Dunia dan Akhirat

Dan masih banyak lagi, ditambah jika kita melaksanakannya saat Bulan Ramadhan maka pahalanya akan dilipatgandakan. Maa syaa Allah, semoga kita diberi keistiqomahan agar dapat selalu melaksanakannya. Aamiin

2. Dzikir

Dzikir berasal dari kata dzakaro – yadzkuru – dzikra yang artinya adalah menyebut. Dzikir disini adalah suatu aktifitas ibadah dengan menyebut dan memuji nama Allah, salah satu amalan yang dianjurkan untuk umat Islam adalah dzikir.

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut) nama Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. A’raf 205)

Bahkan dalam sebuah hadist disebutkan perumpamaan orang yang dzikir dan yang tidak adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati.

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dengan orang yang tidak berdzikir kepada Tuhannya adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati.” (HR. Al-Bukhari)

3. Membaca Al-Qur’an

Amalan yang utama diantara yang  lain adalah membaca Al-Qur’an , sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya : “Sebaik-baik ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. Al-Baihaqi)

Dalam kondisi seperti sekarang ini, aktifitas diluar rumah makin berkurang dikarenakan adanya aturan PSBB dari Pemerintah. Yang menyebabkan kita lebih sering didalam rumah. Hal ini tidak boleh kita lewatkan begitu saja. Kita harus memanfaatkannya dengan lebih banyak membaca Al-Qur’an dan metadabburi-nya. Dalam suatu riwayat hadist yang terkenal disebutkan :

“Dari Abdullah ibn Mas’ud , Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitabullah (Al-Quran), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatkan menjadi sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf. Namun, alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. At-Tirmidzi)

Bayangkan jika kita membacanya di Bulan Ramadhan yang pahalanya banyak sekali. Maa syaa Allah. Semoga kita diberi keringanan untuk selalu dapat membacanya.

Demikian 3 amalan yang seharusnya kamu kerjakan. Intinya bukan seberapa banyak amal yang kita kerjakan, namun seberapa tangguh kita menjaga keistiqomahan. Tunggu apalagi, yuk fastabiqul khairat.