AL QUR’AN SEBAGAI JALAN KEBAHAGIAAN

RESUME KAJIAN

AL QUR’AN SEBAGAI JALAN KEBAHAGIAAN
Ustadz Ransi Al Indragiri
Kamis, 14 November 2019
@masjidnurulashri
____

Dari kitab Majalis Syahri Ramadhan karya Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin “Al Qur’an sebagai jalan bahagia menuju surga” (hanya disebutkan demikian)

Judul ini mengambil inspirasi dari 2 kitab lain yaitu:
1) Ulumul Qur’an karya Imam Suyuthi
2) Negeri-Negeri Penghafal Qur’an karya Abu Fatiah Al Adnani, bab 6 yaitu kunci sukses menjadikan Qur’an sebagai jalan kebahagiaan

Catatan:
1) Al Qur’an tidak bisa ditafsirkan “menurut saya” melainkan yang bisa hanyalah ulama tafsir
2) Al Qur’an penafsirannya luas, sehingga jika kita tidak menemukan penjelasan di suatu kitab, mungkin penjelasan tersebut ada di kitab tafsir lainnya
_____

Al Qur’an adalah jalan menuju kebahagiaan, tapi ibarat mobil, tidak akan sampai ke tujuan jika kita tidak bisa mengemudikannya.

Saat ini Al Qur’an ada, namun kita belum juga bahagia. Berarti kita yang belum bisa menggunakannya untuk mencapai kebahagiaan.

Dalil Quran
๐Ÿ“’ QS Yunus: 57-58

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ู‚ูŽุฏู’ ุฌูŽุงุกูŽุชู’ูƒูู…ู’ ู…ูŽูˆู’ุนูุธูŽุฉูŒ ู…ูู†ู’ ุฑูŽุจู‘ููƒูู…ู’ ูˆูŽุดูููŽุงุกูŒ ู„ูู…ูŽุง ูููŠ ุงู„ุตู‘ูุฏููˆุฑู ูˆูŽู‡ูุฏู‹ู‰ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉูŒ ู„ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
(QS Yunus: 57)

ู‚ูู„ู’ ุจูููŽุถู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชูู‡ู ููŽุจูุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽูู’ุฑูŽุญููˆุง ู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู…ู‘ูŽุง ูŠูŽุฌู’ู…ูŽุนููˆู†ูŽ

Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan”.
(QS Yunus: 58)

Dijelaskan bahwa Al Qur’an adalah nasehat sekaligus obat bagi seluruh manusia namun ia adalah petunjuk bagi orang yang beriman

๐Ÿ“’ Hadist
Janganalah jadikan rumah kalian seperti kuburan karena setan itu lari dari rumah yang didalamnya dibacakan surat Al Baqarah.โ€
(HR. Muslim no. 1860)

Kita tahu bahwa seseorang apabila datang ke kuburan pasti dalam keadaan sedih (tidak bahagia)

Al Qur’an yang bagaimana yang membuat kita bahagia?

Ada 6 cara yang harus kita lakukan secara berurutan agar Al Qur’an dapat menjadi penghantar menuju kebahagiaan:

1โƒฃ At Tasdhiq (Meyakini)
Jangan ragu-ragu, semua sifat Al Qur’an berfungsi apabila kita yakin. Orang sakit bisa sehat, orang sempit bisa lapang apabila meyakininya.

2โƒฃ At Tilawah (Membaca)
Al Qur’an akan mendatangkan kebahagiaan dengan syarat membacanya benar. Ingat, barangsiapa membaca 1 huruf Al Qur’an akan mendapat 10 kebaikan. Kebaikan tersebut dapat berupa: hati yang bahagia, istiqomah dalam ibadah, badan yang sehat, mudah memahami ilmu, dll

3โƒฃ At Tadabbur (Mempelajari)
Dengan belajar dan memahami isi Al Qur’an kita akan makin tawadhu (sifat yang membuat kita bahagia) sebab tahu bahwa segala yang ada di langit dan di bumi pastilah milik Allah. Kita tidak bahagia karena merasa memiliki segalanya.

4โƒฃ At Tathbiq (Mengamalkan Isi)
Dalam kitab Ad Daa wad Dawaa’ karya Ibnu Qayyim al Jauziah disebutkan bahwa kebahagiaan didapat ketika seseorang mengamalkan ibadah yang didasarkan pada Al Qur’an. Perbuatan baik akan mengikis dosa-dosa di hati kita, sehingga membuat hati bahagia.

5โƒฃ Tabligh (Menyampaikan)
Sampaikanlah hikmah atau cerita-cerita yang menentramkan dari Al Qur’an.

6โƒฃ Tahfidz (Menghafal)
Khusus penghafal Al Qur’an, Allah janjikan banyak kebahagiaan di dunia dan akhirat, bahkan mereka pun bisa membawa kebahagiaan untuk keluarganya. Namun ini berlaku untuk orang yang menjaga hafalannya, bukan yang “pernah hafal”.

Keenam cara di atas dilakukan secara berurutan dari nomor 1โƒฃ hingga 6โƒฃ.

๐Ÿ“ Resume oleh:
Relawan @masjidnurulashri
______

Kajian ini dapat disimak melalui channel youtube NURUL ASHRI

#resumekajian
#kajianmuslim
#infokajianjogja
#masjidnurulashri
#nurulashrideresan