LONG ROAD TO JANNAH

RESUME KAJIAN

LONG ROAD TO JANNAH
Ustadz Ransi Al Indragiri
Rabu, 13 November 2019
@masjidnurulashri
_____

Nasehat dari Dr. Abdullah Azzam (seorang Mujahid Afganistan) yang pada saat itu memberi wejangan pada relawan perang ketika Afganistan berperang dengan Uni Soviet: bahwa jalan menuju surga itu berat dan berliku, tikungannya curam dan tidak mudah. Nasihat itu disampaikan karena para mujahid ingin segera menang dan syahid.

QS Al Balad: 11-12

فَلَا ٱقْتَحَمَ ٱلْعَقَبَةَ

Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.
(QS Al-Balad: 11)

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْعَقَبَةُ

Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?
(QS Al-Balad: 12)

Allah telah menyebutkan 2 jalan:
1) Jalan untuk masuk surga
2) Jalan untuk masuk neraka

Dalam QS Al Balad: 11-12 tersebut, diterangkan oleh tafsir aisaru at-tafaasir li al-kalaami al-aliyyi al-kabir karya Syaikh Abu Bakar Jabar Al-Jazairi bahwa jalan menuju surga itu berat, panjang, berliku, curam tanjakannya dan intinya adalah tidak enak.

Hal ini penting buat yang sudah ngaji, karena kadang ada yang merasa sudah punya kunci surga. Sementara itu, dulu pada mas Rasulullah ada sahabat bernama Ar-Rajjal bin Unfuwah yang mulanya beriman, bahkan ngaji dengan Rasulullah namun kemudian murtad.

Bagaimana penampakan orang yang merasa sudah menjadi penduduk surga?
1) Suka menyalahkan orang lain, beda sedikit dianggap kafir, salah, bid’ah, sesat, dll
2) Malas ngaji
3) Ngaji hanya dengan ustadz pilihannya (yang merasa cocok) merasa ustadznya paling benar

Jangan sampai merasa sudah selamat, sebab definisi selamat adalah apabila kita sudah husnul khotimah dan masuk surga

Dalam kitab tafsir Al Jami’ Lil Ahkam Al Qur’an karya Imam al Qurtubi, disebutkan bahwa anak kecil menangis ketika dia lahir karena tahu betapa berat beban hidupnya di dunia.

Abdullah bin Mas’ud, dinukil oleh Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menyebutkan bahwa kalau kita diberi kemampuan melihat jin dan setan, maka kita tidak akan bisa tidur karena saking banyaknya godaan.

Jalan ke surga itu sungguh berat, maka janganlah mengklaim seseorang masuk surga atau neraka

Seandainya manusia tahu betapa mulianya surga, niscaya mereka akan berlomba-lomba untuk meraihnya. Seandainya manusia tahu betapa pedihnya azab dan siksa neraka, maka mereka akan berlomba-lomba untuk menjauhinya.

QS Ar Rum: 30

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”

Kita tidak mendapat hidayah dari Allah, karena sebab diri kita sendiri yang ingkar

Dalam hadist qudsi, Allah berfirman bahwa “Sesungguhnya Aku menciptakan para hamba-Ku semua dalam keadaan hanif (lurus dan cenderung pada kebenaran) dan sungguh (kemudian) para syaitan mendatangi mereka lalu memalingkan mereka dari agama mereka…”

Kemudian, Ibnu Qoyyim al Jauziah dalam Miftah Dar as-Saadah (kunci pintu kebahagiaan) menyebutkan bahwa ada metode agar perjalanan menuju surga yang sulit ini dapat ditempuh dengan menyenangkan dan terasa singkat.

Disebutkan dalam QS Al Balad: 13-17 bahwa ada 6 solusi agar perjalanan menuju surga terasa ringan, yaitu:
1) melepaskan budak dari perbudakan (90:13)
2) atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan (90:14)
3) (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat (90:15)
4) atau kepada orang miskin yang sangat fakir (90:16)
5, 6) kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang (90:17)

Kesimpulan: membantu orang lain dengan apapun yang kita punya adalah cara terbaik agar perjalanan yang berat menuju surga tidak terasa. Mudahkan orang lain, jangan dipersulit.

QS Muhammad: 7

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

Ingatlah bahwa Allah tidak hanya akan menolongmu, tapi juga meneguhkan kedudukanmu jika kamu meringankan beban orang lain.

Ibadah sosial yang bisa kita lakukan: senyum, salam, memaafkan, berbagi. Jika belum ikhlas? Maka usahakan, biasakan. Jangan sampai batal beramal karena belum ikhlas.

📝 Resume oleh:
Relawan @masjidnurulashri
____
Kajian ini dapat disimak melalui channel youtube NURUL ASHRI

#resumekajian
#kajianmuslim
#infokajianjogja
#masjidnurulashri
#nurulashrideresan